Pengaruh Islam Pada Europa

September 3, 2008

Pengaruh Islam Pada Europa

Assalamualaikum wr.wbPermusuhan gereja pada ilmu dan ilmuwan pada waktu itu menyebabkan Eropa tenggelam pada kebodohan dan keterbelakangan. Ilmuwan, filosof, dan para pemikir mendapat perlakuan kejam dan sadis, bila pendapat dan pemikirannya berseberangan dengan Gereja. Galileo misalnya, harus mati secara mengenaskan karena pemikirannya dianggap berlawanan dengan Gereja. Dan masih banyak lagi ilmuwan yang nasibnya serupa.

Lalu Islam datang dengan membawa peradaban dan kebudayaan yang mendorong kemajuan. Seperti menanam pohon dalam tanah subur, peradaban dan kebudayaan ini mengalami kemajuan yang cepat dan menakjubkan. Islam berdiri kokoh di bumi Andalusia. Hal ini disebabkan, Islam memberikan kebebasan bagi akal untuk mengkaji dan meneliti demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia. Masyarakat diberikan kebebasan untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu.

Para filsuf Islam mentransferkan ilmu filsafat, kedokteran, astronomi, matematika, dan sastra ke Eropa. Ilmuwan Muslim menggoreskan langkah maju dan sumbangsih mereka bagi kebangkitan pemikiran Eropa. Membawa Eropa pada kemajuan dan Renaisans. Era Daulah Utsmaniah dan Abbasiah, mendorong gerakan penerjemahan warisan keilmuwan Yunani ke bahasa Arab. Dari bahasa Arab ke bahasa Latin, dan selanjutnya mentransfer ke Eropa melalui futahat Islam, terutama Andalusia.

Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Sina, Abu Qasim Al-Qurthubi, Ibnu Zuhur Al-Asyibili, Ibnu Rusyd, Ibnu Khaldun, Al-Khwarizmi, Ar-Razi, Bizajani, Ibnu Haitsam, Ibnu Nafis, adalah sederatan ilmuwan Muslim yang berkat kejeniusannya dan kebrilianannya yang dianugerahkan Allah kepada mereka, mampu memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

Ibnu sina (980-1037M) misalnya, ahli dalam filsafat, kedokteran, politik, dan astronomi. Ia membuat alat untuk mengamati ruang angkasa. Bukunya, diterjemahkan ke pelbagai bahasa di Barat dan mencapai lebih dari 270 buku. Buku bidang filsafatnya yang terkenal, Asy-Syifa’a dan Al-Qanun bidang kedokteran. Ma’rifat pada Allah SWT dan tenggelam dalam dzikir adalah tujuan filsafat menurutnya. Buku kedokterannya menjadi referensi penting kedokteran selama enam abad dan menjadi salah satu pondasi terpenting bagi kajian-kajian kedokteran di universitas-universitas di Perancis dan Italia hingga abad delapan belas. (Khadar, 2005 : 43).

Buku merupakan media pewarisan peradaban. Ilmu pengetahuan dari tokoh masa kini maupun terdahulu diwariskan melalui media ini. Untuk mengetahui dan memahami warisan peradaban, diperlukan pengalihbahasaan sesuai dengan bahasa yang berkepentingan, maka dilakukanlah penerjemahan-penerjemahan.

Jasa Islam yang begitu besar bagi kemajuan Eropa tak membuat mereka merasa berhutang, melainkan membuat mereka iri hati dan benci, yang sampai sekarang kebenciannya masih terasa. Majunya peradaban Islam di segala bidang, justru menambah benci musuh-musuh Islam. Citra palsu tentang Islam pun diangkatnya. Karakteristik dan nilai dasar Islam diputarbalikan. Citra buruk Islam ini dipasarkan pada warga Barat supaya mereka tidak berempati terhadap Islam yang ujung-ujungnya bertambah benci. Hal ini terus berlanjut sampai anak keturunan mereka. Beberapa pastur dan pendeta beralih jadi misionaris professional dan orientalis.

Adu domba antara Iran dan Iraq, penyerangan terhadap Afghanistan dan Iraq oleh tentara sekutu Amerika, pemberian label teroris pada Islam dan umat Islam, pendudukan tanah Palestina oleh Israel yang dibantu oleh Amerika dan masih banyak lagi, merupakan manifestasi kontemporer kebencian Barat pada Islam. Wallahu a’lam bishshawwab.

Islam ternyata memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan Eropa (baca : Barat). Mengubah masa kegelapan, kebodohan, dan perbudakan pada cahaya dan ilmu pengetahuan era Renaisans. Andalusia dan Cordova merupakan jalur transformasi ke arah perubahan itu. Tanpa peran Islam dan umat Islam, entah seperti apa masa depan peradaban Eropa dahulu dan sekarang. Lalu bagaimana sikap mereka terhadap Islam dan umat Islam yang telah mengangkat mereka pada ‘derajat’ yang tinggi dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi?

3 Responses to “Pengaruh Islam Pada Europa”

  1. arRa II Says:

    bgs tulisany..slm knl y😉

  2. yogie Says:

    arra II# Terimakasih, salam kenal juga, smoga bermanfaat🙂

  3. Muhaimin Says:

    tapi koq ngga ada ya yang dikenal sebagai penemu ? mengapa justru Thomas A edison yang kita kenal ? atau Albert Ainstein ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: